Perbedaan Aspek Suprasegmental Stress Pitch dan Intonation Pada Pronunciation

www.englishcounter.id-Hari ini admin mendapat request untuk membahas beberapa aspek suprasegmental dari pronunciation yaitu stress, pitch, dan intonation.

Pembahasan kali ini tidak ditujukan untuk teman-teman yang baru saja mulai belajar bahasa Inggris karena memang sedikit berat bagi nubi, tapi kalau mau baca-baca ya tidak apa-apa.


Baca juga : Kapan Present Continuous dan Simple Present Tense Dipakai

Sebenarnya yang ditanyakan adalah apa perbedaan antara stress, pitch, dan intonation saja pada pronunciation, namun akan berikan sedikit contoh-contoh yang admin ketahui.

Baiklah, silahkan disimak yah.


Perbedaan Aspek Suprasegmental Stress Pitch Intonation Pada Pronunciation


So, tell me about what stress is


Mungkin kalau mendengar kata stress yang terbayangkan adalah tekanan, ya tekanan hidup maksudnya. Tekanan dari pacar atau calon mertua yang minta anaknya dilamar padahal belum kerja atau kelar skripsian juga bisa bikin stress kok.

Maaf, jangan baper ah.

Well, penjelasan secara sederhana mengenai salah satu aspek suprasegmental pada pronunciation ini adalah, stress merupakan tekanan atau tingkat kekerasan suara dengan pembentukan suatu suku kata yang selanjutnya akan admin sebut syllables.

Baca juga : Grammar Pola Tenses Bahasa Inggris dan Contohnya

Dalam bahasa Inggris ada 3 level dari stress yang akan ditemukan dalam bentuk tulisan yaitu primary stress, secondary stress, dan unstressed stress.

Perbedaan Aspek Suprasegmental Stress Pitch Intonation Pada Pronunciation

Primary stress merupakan stress yang paling kuat dan semua kata monosyllabic, alias kata yang hanya memiliki satu suku kata, memiliki primary stress.

Sementara itu, untuk kata yang memiliki lebih dari satu syllable, selain primary stress terdapat pula secondary stress. Nah secondary stress ini merupakan stress kuat lainnya setelah primary stress.

Yang terakhir adalah unstressed stress, yaitu stress yang tidak terlalu kuat atau bahkan seringkali tidak dianggap ada. Kasihan yah.


Terus yang dimaksud pitch itu apa


Jika stress merupakan tekanan atau tingkat kekerasan suara dengan pembentukan suatu suku kata, maka pitch merupakan tinggi atau rendahnya kualitas suara yang disebabkan oleh kecepatan getaran pada pita suara.

Baca juga : Pengertian dan Contoh Rumus Grammar Present Continuous Tense

Untuk aspek suprasegmental pronunctiation satu ini, pitch terdiri dari 4 level relatif yang dikategorikan yaitu low, normal, high, dan very high. Masing-masing level tersebut dilabeli dengan no 1 sampai 4.

Perbedaan Aspek Suprasegmental Stress Pitch Intonation Pada Pronunciation

Seperti yang terlihat pada tabel di atas, pitch level 4 biasanya digunakan saat kita berteriak.

Perbedaan Aspek Suprasegmental Stress Pitch Intonation Pada Pronunciation

 Tabel di atas merupakan ilustrasi dari pitch saat muncul di syllable yang paling kuat lalu menurun.


Nah kalau intonation itu apa coba?


Intonation merupakan irama naik turunnya pitch saat kita berbicara.

Aspek suprasegmental yang satu ini memang lebih familiar, namun 3 penjelasan di bawah ini familiar juga tidak?

Ada 3 bentuk intonation yaitu falling intonation, rising intonation, dan  sustained intonation.

Falling intonation biasanya digunakan dalam menyatakan sesuatu atau mencari tahu suatu informasi yang diawali dengan kata tanya seperti what, where, when, how, and how long.

Rising intonation biasanya digunakan dalam bentuk yes-no questions alias pertanyaan yang hanya memerlukan jawaban ya atau tidak. Contoh kata tanya pada intonation ini adalah does, did, can, will, should, are, was, have, dan has yang mana jawaban yes atau no yang diharapkan.

Selain itu, rising intonation juga digunakan untuk merubah pernyataan menjadi pertanyaan yang mengekpresikan kekagetan atau keraguan.

Yang terakhir adalah sustained intonation. Jika falling dan rising intonation merupakan intonation yang dimulai dari tinggi atau rendahnya pitch, maka tidak untuk sustained intonation.

Sustained intonation adalah pitch yang digunakan untuk mengatakan suatu perkataan yang tertunda atau tidak lengkap. Misalnya saat seseorang belum selesai berbicara; mungkin dia harus berhenti sejenak untuk berpikir sebelum melanjutkan.

Apa kesimpulan pada pembahasan kali ini

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa 3 aspek suprasegmental pronunciation tersebut sebenarnya saling berhubungan satu sama lain. Lalu secara sederhana ada 3 hal yang dapat kita pahami, yaitu:

1. Stress merupakan penekanan terhadap pembentukan suku kata alias syllable. Kalau menurut admin sih, penekanan ini berfungsi untuk membagi suatu kata dalam beberapa suku kata. Kecuali untuk monosyllabic yang memang hanya terdiri dari satu suku kata.

2. Pitch itu merupakan tingkat rendah atau tingginya kualitas suara yang berasal dari getaran pita suara. Mungkin bisa dibedakan deh saat pacar sedang marah-marah atau sedang adem ayem. Barangkali saat marah-marah pitch levelnya 4 semua.

3. Intonation itu terbentuk dari naik turunnya pitch saat kita sedang berbicara. Kan tetap saja beda sih saat kita berbicara "mau makan?", "mau makan." , dan "mau makan!!!"dengan maksud bertanya apakah mau makan atau tidak, memberi tahu kalau kita akan makan, dan marah-marah karena sudah jelas sedang lapar dan ingin makan eh disuruh mengerjakan sesuatu.

Baiklah, sekian dari admin untuk pembahasan hari ini. Jangan lupa untuk share dan ajak teman-teman yang kesulitan dalam memahami pelajaran bahasa Inggris untuk mengikuti terus materi-materi yang akan admin bahas di postingan selanjutnya. Terima kasih.

Oh iya, sebagai catatan, mohon untuk cantumkan link aktif menuju ke artikel atau blog www.englishcounter.id. apabila postingan yang diterbitkan ini digunakan sebagai rujukan. Hal yang sama juga berlaku untuk materi lainnya pada blog ini. Admin akan sangat mengapresiasi hal tersebut.

Selain itu, admin juga berpesan jangan asal copy paste tanpa mencantumkan link aktif karena tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai plagiarisme.

Terima kasih.

Perbedaan Aspek Suprasegmental Stress Pitch dan Intonation Pada Pronunciation