Contoh Recount Text Holiday Idul Fitri dan Artinya

10/22/2017
www.englishcounter.id - Salah satu momen yang selalu membekas di benak kita adalah saat kita merayakan hari raya Idul Fitri, apalagi jika momen itu dirayakan pada saat kita masih merasakan masa-masa libur lebaran.

Tentu saja ada banyak hal berkesan yang bisa kita ingat lalu ceritakan kan?

Admin yakin biasanya guru akan meminta kalian untuk menuliskan cerita mengenai pengalaman saat lebaran Idul Fitri dalam bahasa Inggris.

(Baca juga : Recount Text Experience - Tersesat di Kebun Binatang)

Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa contoh recount text holiday Idul Fitri yang mungkin bisa menjadi referensi kalian dalam menyusun recount text milik kalian sendiri.

Contoh Recount Text Holiday Idul Fitri



1. Mudik ke Kampung Halaman Kakek Nenek


Idul Fitri last time was so memorable. It was the first time for me to go to my grandma and grandpa house. My grandparents lived in Jogjakarta, so I and my family had to go to there by bus. It took about 24 hours to arrive there.

I stayed there for about two weeks. During those two weeks, I and the big family went to Gembira Loka zoo, Parangtritis beach, Prambanan temple, Borobudur temple, and also the most amazing one which was Malioboro street. Here it was the my experiences.

(Baca juga : Recount Text Tentang Liburan - Menikmati Sunset )

First, at Gembira Loka zoo, I met so many animals. To be honest, it was the first time for me to see wild animals in real life such as lion, tiger, hippo, and crocodile. However, I was interested with peacock. Its feathers were amazing.

Then, at Parangtritis beach, I enjoyed to swim in the afternoon. The beach was so clean and crowded by tourists. The thing that I always remember was about crab snacks. It was called crab rempeyek and completely delicious.

Next, I went to Prambanan and Borobudur temple. They were so great temple. I could not imagine how people at the past could build those buildings. The shapes were precisely cut and I thought it was impossible to do that without modern machines.

At the last, I spent much money at Malioboro stalls. There were so many cool stuffs that I wanted to buy but my money was not enough. So, I decided to buy only important things for me. There, I bought wayang T-shirts, a cool wristband, and bakpia. That was my experience in my Idul Fitri holiday. It was so excited.


Terjemahan

Idul Fitri yang lalu sangat mengesankan. Itu adalah pertama kalinya untuk saya pergi ke rumah kakek dan nenek. Kakek dan nenek saya tinggal di Jogjakarta, jadi saya dan keluarga pergi ke sana dengan naik bis. Butuh sekitar 24 jam untuk tiba di sana.

Saya berada di sana selama hampir dua minggu. Selama dua minggu tersebut, saya dan keluarga besar pergi ke kebun binatang Gembira Loka, pantai Parangtritis, candi Prambanan, candi Borobudur, dan juga yang paling mengesankan yaitu jalan Malioboro. Beginilah pengalaman saya.

Pertama, saat di kebun binatang Gembira Loka , saya bertemu dengan begitu banyak binatang. Sejujurnya, itu adalah kali pertama saya melihat binatang liar di kehidupan nyata seperti singa, harimau, kuda nil, dan buaya. Namun bagaimanapun juga, Saya tertarik dengan burung merak. Bulu-bulunya sangat mengagumkan.

Kemudian, saat di pantai Parangtritis , saya menikmati berenang di siang hari. Pantainya begitu bersih dan ramai oleh para turis. Hal yang selalu saya ingat adalah tentang makanan ringan dari kepiting. Makanan ini disebut rempeyek kepiting dan rasanya benar-benar enak.

Selanjutnya, saya pergi ke candi Prambanan Borobudur. Kedua candi tersebut sangat luar biasa. Saya tidak mampu membayangkan bagaimana orang-orang pada zaman dahullu mampu membangunnya. Bagian-bagiannya dipotong dengan presisi dan saya rasa hal itu sangat tidak mungkin dilakukan tanpa mesin-mesin modern.

Terakhir, saya menghabiskan banyak uang di kios-kios Malioboro. Ada begitu banyak barang-barang keren di sana yang ingin saya beli namun uang saya tidak cukup. Karena itu, saya memutuskan untuk hanya membeli barang-barang yang penting bagi saya. Di sana, saya membeli kaos oblong wayang, gelang keren, dan bakpia. Itulah pengalaman saya di libur Idul Fitri. Rasanya sangat mengesankan.



2. Berlibur ke Pantai Mahitam Lampung


The best part of Idul Fitri last time was when I went to Mahitam beach with my friends. It had been so long for me not to spend my days with my old friends. We were all too busy with our own school activities. Besides, I went to one of school in Jogjakarta. So, I only got back to Lampung twice a year.

There were Dika, Didi, Yoe, Wahyu, and Nuri who went with me to the beach. It was a quite tiring trip from Bandarlampung to go to there because we went there by motorcycles. It took about a few hours. I forgot how long it was.

The trip was so awesome because we could see so much beautiful sceneries along the road. There were so many trees and we could get a beautiful views of the sea along the road. I also remembered that the wind felt so good and fresh.

We arrived first at Klara beach and then we had to walk to go to Mahitam beach. Actually, we could go to there by boat, but walking would be more awesome. You know what, we walked from one island to other island across the sea. We went there in the morning so the water level was not high.

It was quite scary because we were worrying about shark or other dangerous wild animal in the water. Fortunately, we came to the other side safely. Meanwhile, the unfortunate thing was our foods became so salty and wet.

There, we did not take many pictures. We spent much time to swim because the water was so clean and you could see the bottom of the sea. Besides, having holidays in nature meant that we had to enjoy the nature, not just took some pictures and did nothing.


Terjemahan

Hal terbaik dari Idul Fitri yang lalu adalah saat saya pergi ke pantai Mahitam dengan teman-teman saya. Sudah sangat lama bagi saya untuk tidak menghabiskan hari-hari saya dengan teman lama. Kami semua terlalu sibuk dengan aktifitas sekolah masing-masing. Di samping itu, saya bersekolah di salah satu sekolah di Jogjakarta. Jadi, saya hanya pulang ke Lampung dua kali dalam setahun.

Adalah Dika, Didi, Yoe, Wahyu, dan Nuri yang pergi bersama saya ke pantai. Itu adalah perjalanan yang cukup melelahkan dari Bandarlampung ke sana karena kami bepergian dengan motor. Butuh sekitar beberapa jam. Saya lupa berapa lama.

Perjalanan begitu mengesankan karena kami dapat melihat begitu banyak pemandangan indah sepanjang jalan. Ada begitu banyak pepohonan dan kami bisa melihat pemandangan keren di sepanjang jalan. Saya juga ingat bahwa angin terasa enak dan segar.

Kami tiba terlebih dahulu di pantai Klara dan kami harus berjalan ke pantai Mahitam. Sebenarnya, kami bisa ke sana dengan perahu, namun berjalan kaki akan lebih berkesan. Tahukah kamu, kami berjalan dari satu pantai ke pantai lain melewati laut. Kami pergi ke sana di pagi hari sehingga ketinggian air tidak terlalu tinggi.

Perjalanan itu rasanya cukup menakutkan karena kami khawatir dengan hiu atau hewan liar berbahaya di dalam air lainnya. Beruntungnya, kami mencapai ke sisi lainnya dengan selamat. Sementara, hal tidak beruntungnya adalah makanan kami menjadi sangat asin dan basah.

Di sana, kami tidak mengambil banyak gambar. Kami menghabiskan banyak waktu untuk berenang karena airnya begitu bersih dan kamu dapat melihat dasar lautnya. Di samping itu, berlibur ke alam berarti bahwa kami harus menikmati alam, bukan hanya sekedar berfoto dan tidak melakukan apa-apa.

Baiklah, sekian dari admin untuk pembahasan hari ini mengenai Contoh Recount Text Holiday Idul Fitri dan Artinya.

Silahkan ajak teman-teman yang kesulitan dalam memahami pelajaran bahasa Inggris untuk mengikuti terus materi-materi yang akan admin bahas di postingan selanjutnya.

Sebagai catatan, mohon untuk cantumkan link aktif menuju ke artikel atau blog www.englishcounter.id apabila postingan yang diterbitkan ini digunakan sebagai rujukan.

Hal yang sama juga berlaku untuk materi lainnya pada blog ini. Jangan asal copy paste tanpa mencantumkan link aktif karena tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai plagiarisme.

Admin akan sangat mengapresiasi hal tersebut.

Terima kasih.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Disqus
Tambahkan komentar Anda